Juandri / PewartaSulut.Id
KOTAMOBAGU,
Jelang bulan suci ramadan sejumlah wilayah di indonesia menyambutnya dengan berbagai budaya lokal di Kota Kotamobagu Sulawesi Utara, warga lingkungan satu Kelurahan Matali menggelar tradisi mongimbalu kon bulan yaitu tradisi menyambut bulan. Di mesjid Al-Muchlisin,Senin (16/02) pukul 20.00 wita.
Tradisi mongimbalu kon bulan atau menyambut bulan Ramadan merupakan tradisi masyarakat mongondow dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadan, yang biasanya mengelar doa arwah bagi anggota keluarga yang sudah meninggal dunia, serta memanjatkan doa agar diberikan kesehatan dan keberkahan selama menjalani ibadah puasa.
Usai menggelar doa bersama dilanjutkan dengan makan kue bersama guna mempererat tali silaturahim.
Tradisi mongimbalu kon bulan merupakan tradisi turun temurun yang hingga kini terus dipertahankan dan dilestarikan warga di Bolaang Mongondow.
Ketua Badan Takmir Mesjid (BTM) MesjidAl-Muchlisin Kelurahan Matali, Topan Simbala menyampaikan, kegiatan tadi ada doa dan dzikir bersama untuk orang-orang sudah mendahului kita serta doa menyambut bulan suci ramadan yang tinggal beberapa hari lagi ini.
“Kegiatan malam ini adalah pembacaan doa arwah menyambut bulan ramadan,pada dasarkan ibadah ini bukanlah yang suatu wajib atau secara syariat tapi ini sebuah tradisi atau kebiasaan kami di mesjid Al-Muchlisin,Ada tiga hal doa bersama ini, pertama bagimana kita mengingat kematian, kedua bagimana medoakan orang-orang yang telah mendahului kita seperti orang tua kita maupun saudra-saudara kita dan ketiga bagimana menyambut bulan ramadan yang tinggal beberapa hari lagi” ungkap ketua BTM.
Tradisi ini hanya dilaksanakan saat memasuki bulan ramadan untuk mengirim doa bagi orang tua atau keluarga yg sudah meninggal dunia,dan permohonan doa untuk bisa sehat wal’afiat agar bisa menjalankan ibadah puasa.
Harapan tradisi ini harus terus kita jaga dan lestarikan dan insya allah doa yang kita panjatkan memberi keberkahan.(JP)







