Goni/PewartaSulut.com
Manado,
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, telah secara resmi membuka rangkaian kegiatan Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang diselenggarakan bagi aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Pelaksanaan pelantikan di Four Points Hotel Manado tersebut diadakan pada hari Jumat, (09/01/2026), bagian dari upaya terpadu pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu dan kapabilitas pejabat pimpinan di tingkat lokal.
Dalam sambutan pembukaan yang disampaikannya, Sekda Lynda D. Watania menekankan bahwa pelaksanaan Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja JPT Pratama bukanlah kegiatan rutin semata, melainkan komponen krusial dalam sistem pengelolaan kepegawaian yang bertujuan memastikan kualitas, profesionalisme, serta kemampuan yang sesuai dari setiap pejabat yang menjabat pada posisi strategis tersebut.
Menurutnya, peran JPT Pratama sangat penting dalam menjalankan tugas pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Minahasa, sehingga keberadaan mereka yang memiliki kompetensi dan kinerja yang optimal menjadi prasyarat utama untuk tercapainya target pembangunan daerah.
“Uji kompetensi dan evaluasi kinerja yang kita gelar hari ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah untuk menjaga standar mutu aparatur sipil negara. Proses ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap pejabat JPT Pratama memiliki kemampuan teknis, manajerial, dan kepemimpinan yang sesuai dengan tuntutan tugas serta dapat menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh integritas,” ujar Sekda Minahasa
Selain itu, Sekda juga menjelaskan bahwa mekanisme uji dan evaluasi ini menjadi sarana penting dalam pembinaan karier aparatur sipil negara, yang sejalan dengan prinsip meritokrasi yang menjadi landasan dalam sistem kepegawaian negara.
Melalui proses yang objektif dan transparan, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa setiap langkah dalam pengembangan karir aparatur didasarkan pada prestasi kerja, kompetensi yang dimiliki, serta dedikasi dalam melayani masyarakat.
“Hasil dari uji kompetensi dan evaluasi kinerja ini nantinya akan menjadi bahan pertimbangan yang sangat berharga dalam pengambilan kebijakan kepegawaian, mulai dari penetapan jabatan, pembinaan kapasitas, hingga pengembangan karir selanjutnya. Selain itu, data yang diperoleh juga diharapkan dapat menjadi dasar untuk menyusun program peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah secara berkelanjutan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekda mengajak seluruh peserta yang terdiri dari pejabat JPT Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk mengikuti seluruh tahapan kegiatan dengan sikap sungguh-sungguh, objektif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai integritas.
Ia menegaskan bahwa proses evaluasi yang dilaksanakan dengan prinsip keadilan akan memberikan manfaat maksimal baik bagi individu maupun bagi keseluruhan organisasi pemerintah daerah.
“Kami mengharapkan seluruh peserta dapat mengikuti proses ini dengan penuh kesadaran akan pentingnya kegiatan ini bagi perkembangan diri dan kemajuan daerah. Jadikanlah kesempatan ini sebagai momentum untuk mengevaluasi diri, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan, serta merencanakan langkah perbaikan dan pengembangan diri ke depannya,” pungkas Sekda.
Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut adalah Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Minahasa yang membawahi bidang kepegawaian, anggota Panitia Seleksi (Pansel) JPT Pratama yang telah dibentuk khusus untuk menyelenggarakan kegiatan ini, serta seluruh peserta Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja JPT Pratama yang terdiri dari pejabat dari berbagai perangkat daerah di Kabupaten Minahasa.
Panitia Seleksi dalam keterangannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dan akan mencakup berbagai tahapan evaluasi, mulai dari tes kompetensi teknis dan manajerial, asesmen kinerja berdasarkan capaian target kerja yang telah ditetapkan, hingga wawancara mendalam untuk mengevaluasi aspek kepemimpinan dan sikap kerja peserta.
Seluruh proses akan dijalankan dengan menerapkan standar prosedur yang telah ditetapkan dan diawasi secara ketat untuk memastikan objektivitas dan transparansi.










