Berikan Bantuan dan Dukungan Moril, Ketua TIDAR Sulut Sambangi Rumah Duka Tragedi Drag Race-Drag Bike

Nampak Ketua TIDAR Sulut Standius Bara Prima Berbincang-Bincang Bersama Keluarga Korban Tragedi Drag Race-Drag Bike.(Foto:Istimewa)
Nampak Ketua TIDAR Sulut Standius Bara Prima Berbincang-Bincang Bersama Keluarga Korban Tragedi Drag Race-Drag Bike.(Foto:Istimewa)
banner 468x60

KOTAMOBAGU — Kepedulian terhadap keluarga korban tragedi ajang Drag Race-Drag Bike Kotamobagu kembali ditunjukkan. Ketua TIDAR Sulawesi Utara, Standius Bara Prima, turun langsung menemui keluarga korban, Kamis (13/8/2026).

Standius Bara Prima didampingi Wakil Wali Kota Kotamobagu Rendy Virgiawan Mangkat, anggota DPRD Sulawesi Utara Dhea Lumenta, Ketua Panitia Lucky Sugeha, pengurus TIDAR Sulut dan Kotamobagu, serta Asisten I Pemkot Kotamobagu Sahaya Mokoginta, langsung bergerak menuju rumah duka.

Example 300x600

Titik awal yang didatangi berada di Kecamatan Kotamobagu Utara, yakni Kelurahan Upai dan Desa Pontodon. Di Desa Pontodon, rombongan disambut Sangadi Mulyono Mokodompit bersama keluarga korban. Standius kemudian duduk bersama keluarga, menyampaikan belasungkawa dan menyerahkan santunan.

Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh duka. Kehadiran rombongan menjadi kesempatan bagi keluarga korban untuk menerima langsung perhatian dan dukungan setelah kehilangan anggota keluarga mereka dalam tragedi tersebut.

Usai dari Kotamobagu Utara, kunjungan dilanjutkan ke sejumlah keluarga korban lainnya, termasuk di Kecamatan Bilalang, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Kehadiran Standius menjadi perhatian karena TIDAR disebut sebagai salah satu sponsor dalam penyelenggaraan Open Tournament Drag Race-Drag Bike Kotamobagu Championship 2026.

Tragedi terjadi pada Minggu (9/8/2026) ketika sebuah kendaraan kehilangan kendali dan menabrak area penonton. Peristiwa tersebut menyebabkan delapan orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

Pasca kejadian, proses penanganan dan pemeriksaan terkait penyelenggaraan kegiatan tersebut masih berlangsung. Sementara bagi keluarga korban, duka dan kehilangan masih menjadi kenyataan yang harus mereka hadapi.

Kunjungan Standius ke rumah-rumah korban dan pemberian santunan menjadi bagian dari rangkaian respons terhadap keluarga yang terdampak tragedi tersebut.(**)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *