Peresmian Hutap: Warga Protes Ada Lahan Belum di Bayar

banner 468x60

Juandri / PewartaSulut.Id

Example 300x600

BOLSEL,

Dalam suasana peresmian Hunian Tetap (Huntap) di Desa Modisi Kecamatan Pinolosian Timur,Kabulaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara bagi 284 kepala keluarga asal dua kampung di Pulau Ruang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Jumat (13/2/2026),siang muncul aksi protes dari Keluarga Langkau-Aris.

Peresmian Huntap berlangsung khidmat, Ratusan warga korban erupsi Gunung ruang tampak bersyukur menempati rumah baru yang disediakan pemerintah.

Namun di sela kegiatan, keluarga Langkau-Aris menyampaikan keberatan terkait pembayaran ganti rugi lahan pembangunan Hunian Tetap (Huntap).

Wulan Langkau, perwakilan keluarga, mengungkapkan kekecewaan mereka karena hingga saat ini belum menerima pembayaran ganti rugi lahan yang digunakan untuk pembangunan hunian tetap tersebut.

“Kami bukan menolak program pemerintah. Tapi kami sangat mendukung kedatangan keluarga dari gunung ruang, Kami hanya menuntut hak kami. Sampai sekarang ganti rugi lahan belum kami terima,” ujar Wulan kepada wartawan.

Ia menambahkan, kami juga sudah mengikuti prosedur seperti melakukan pertemuan, hearing dan menerima uang ganti rugi atas nama Suharti Madundo adalah seorang pengarap lahan tersebut.

“Kami tak pernah menerima uang ganti rugi lahan dan kami juga sudah mengkuti prosedur yang ada.Sehinga ia menilai pemerintah desa dan kecamatan paling tahu soal ini. Mereka yang terlibat langsung dalam proses awal,” kata Wulan.

Menanggapi hal itu, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling mengatakan, Peroalan itu semua sudah selesai.

“Sudah selesai semua dan sudah diproses semua,suru dia datang kalu lahannya yang mana,karna semuanya sudah selesai,” ungkap Gubernur.

Pemerintah daerah memastikan program relokasi 284 kepala keluarga terdampak erupsi Gunung Ruang dari Kabupaten Kepulauan Sitaro tetap menjadi prioritas kemanusiaan dan telah melalui tahapan sesuai ketentuan yang berlaku.
Peresmian Huntap Modisi menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan pascabencana bagi warga Pulau Ruang.(JP)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *