Verly Edy Mantik Maju Calon Hukum Tua Sumarayar

banner 468x60

Goni/PewartaSulut.id

Minahasa,

Example 300x600

Sumarayar – Verly Edy Mantik, yang berasal dari keluarga Mantik-Sorongan, resmi mendaftar sebagai calon Hukum Tua Desa Sumarayar dengan nomor urut 2.

Pada media ia menjelaskan keputusannya untuk maju bukan tanpa dasar; ia mengaku termotivasi oleh kinerja pemerintahan desa saat ini, yang menjadi acuan sekaligus dorongan untuk menghadirkan inovasi baru guna mengangkat derajat Desa Sumarayar agar lebih maju dan diakui di tingkat Kabupaten Minahasa, Selasa, (09/06/2026).

Dukungan yang ia terima datang sejak awal, terutama dari lingkungan keluarga terdekat dan juga masyarakat luas.

Verly, yang kini berusia 49 tahun, membawa pengalaman kerja sebagai kepala tukang yang telah membentuknya menjadi sosok yang paham perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pekerjaan lapangan.

Ia dikaruniai dua orang anak perempuan, yang turut menjadi semangatnya dalam mengabdi. Dalam setiap langkahnya, ia memegang teguh motto: “Sumarayar Berlimpah”, yang mencerminkan keyakinannya bahwa desa ini memiliki potensi besar yang dapat dioptimalkan sepenuhnya.

Verly menilai bahwa keunggulan utama Desa Sumarayar terletak pada karakter warganya yang memiliki jiwa pekerja keras dan sifat ulet.

Berangkat dari hal tersebut, salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan pendapatan asli desa secara bertahap dan berkelanjutan.

Ia juga menaruh perhatian besar pada pembangunan infrastruktur, dengan rencana mengembangkan fungsi jalan desa serta memperbaiki dan menambah jaringan penerangan jalan. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas warga dan hasil pertanian, tetapi juga secara langsung menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih baik.

Menyadari bahwa sebagian besar warga bermata pencaharian sebagai petani yang masih menghadapi kendala keterbatasan pupuk, Verly berkomitmen untuk menjalin kerja sama yang erat dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa.

“Tujuannya adalah memastikan ketersediaan dan akses pupuk yang terjangkau, sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat secara signifikan,” ujarnya.

Di sisi lain, untuk mendukung keamanan dan kemudahan pelayanan, ia merencanakan pemasangan sistem pengawasan CCTV di titik-titik strategis serta mewujudkan digitalisasi administrasi desa agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, transparan, dan efisien.

Melihat banyaknya generasi muda di desa ini yang memiliki latar belakang pendidikan yang baik, Verly bertekad untuk mendorong keterlibatan aktif mereka dalam berbagai aspek pembangunan dan pengembangan desa.

Ia percaya bahwa gagasan dan tenaga pemuda merupakan modal berharga untuk membawa perubahan positif.

Selain itu, ia juga berjanji akan terus melestarikan nilai-nilai budaya leluhur, khususnya tradisi Tumawang atau gotong royong dalam proses pembangunan rumah, sebagai wujud memelihara persatuan dan kekeluargaan antarwarga.

Sebagai informasi, Desa Sumarayar telah berdiri selama 138 tahun dan tercatat memiliki jumlah pemilih sebanyak 1.378 orang yang akan menentukan arah pembangunan desa untuk periode mendatang.

Verly Edy Mantik berharap kepercayaan masyarakat dapat diberikan kepadanya agar visi dan misi yang telah disusun dapat diwujudkan demi kesejahteraan bersama.

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *