PEWARTASULUT.ID,MANADO — Semangat berbagi pada Hari Raya Iduladha kembali diwujudkan melalui aksi nyata penyaluran daging hewan kurban kepada masyarakat di berbagai wilayah Sulawesi Utara. Kegiatan yang digagas Yayasan Kesejahteraan Madani (YAKESMA) tersebut melibatkan kolaborasi dengan MCN KAWANUA dan Sahabat Mualaf Inspiratif (SMI).
Distribusi daging kurban dilakukan pada hari kedua Iduladha 1447 Hijriah dengan menjangkau sejumlah daerah, mulai dari Pulau Lembeh dan Kota Bitung hingga Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, dan Kota Tomohon. Sasaran program ini adalah masyarakat yang membutuhkan agar dapat turut merasakan kebahagiaan di hari raya.
Ketua MCN KAWANUA, Youla Porawow,S.Pd menjelaskan bahwa pelaksanaan program berjalan lancar berkat kerja sama berbagai pihak, termasuk para relawan yang terlibat dalam proses distribusi.
Menurutnya, penyaluran daging kurban bukan sekadar kegiatan sosial tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, amanah para pekurban dapat tersampaikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kebahagiaan warga yang menerima menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program-program kemanusiaan yang bermanfaat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Sahabat Mualaf Inspiratif (SMI), Nova Nancie Rorora,S.Pd.Gr Ia mengatakan bahwa makna kurban tidak hanya terletak pada pembagian daging, tetapi juga pada hadirnya rasa kebersamaan dan perhatian kepada sesama.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat dan memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan, termasuk saudara-saudara mualaf di sejumlah wilayah,” katanya.
Di sejumlah lokasi penyaluran, warga menyambut baik kedatangan para relawan. Kehadiran mereka dinilai membawa manfaat ganda, yakni bantuan pangan sekaligus memperkuat jalinan silaturahmi antara masyarakat dan lembaga sosial.
Kolaborasi antara YAKESMA, MCN KAWANUA, dan SMI menjadi contoh sinergi yang positif dalam menghadirkan program kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dukungan para pekurban dan relawan menjadi faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan program tersebut.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan dengan jangkauan yang lebih luas sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari semangat berbagi dan kepedulian yang menjadi esensi ibadah kurban.(Baim)












