Frangky Polandos Maju Pertarungan Papan Satu Desa Kawatak

banner 468x60

Goni/PewartaSulut.id

Minahasa,

Example 300x600

Kawatak – Frangky Fransiskus Polandos, pemuda berusia 35 tahun yang terdaftar sebagai calon Hukum Tua Desa Kawatak dengan nomor urut dua, resmi melangkah maju dalam pemilihan kepala desa.

Keputusannya untuk mencalonkan diri bukanlah berawal dari keinginan pribadi semata, melainkan muncul berkat dorongan, semangat, dan dukungan kuat yang diberikan oleh keluarga serta seluruh lapisan masyarakat setempat.

‎“Awalnya saya tidak memiliki niat untuk maju, namun desakan dan kepercayaan yang diberikan oleh warga membuat saya akhirnya memantapkan hati untuk mengabdi,” ungkap Frangky.

Dukungan yang diterimanya terasa nyata, baik dari lingkungan keluarga inti maupun dari warga Desa Kawatak yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani.

Terdata terdapat sebanyak 421 orang pemilih yang memiliki hak suara dalam pemilihan kali ini, yang mayoritas berharap adanya perubahan dan kemajuan di desa mereka.

‎Sebagai sosok yang memiliki latar belakang aktif dalam kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan, Frangky dikenal luas di lingkungannya.

Ia merupakan pembina Orang Muda Katolik (OMK) Stasi Kawatak sejak tahun 2019 dan saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Kaum Bapa Katolik (KBK) Stasi.

Bersama istrinya, Maria Nangin, ia dikaruniai dua orang putri: Praysi Polandos yang duduk di kelas satu SMP, dan Clairin Polandos yang masih bersekolah di kelas dua Sekolah Dasar.

‎Membawa semangat pemuda dan pengalaman berorganisasi, Frangky menyusun visi dan misi yang disesuaikan dengan kondisi serta potensi yang dimiliki Desa Kawatak.

Salah satu program unggulannya adalah mewujudkan Desa Digital. Gagasan ini tidak muncul begitu saja, melainkan berlandaskan pengalaman dan kompetensi yang dimilikinya.

Frangky merupakan salah satu dari 15 kader terpilih se-Kabupaten Minahasa yang pernah mengikuti pelatihan pengembangan sumber daya manusia bidang digital di Makassar.

Pengetahuan dan keterampilan yang diperolehnya selama pelatihan tersebut rencananya akan diterapkan secara nyata guna mempermudah pelayanan administrasi dan membuka akses informasi bagi seluruh warga.

‎Mengingat mayoritas warga menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian, Frangky juga menaruh perhatian besar terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

Ia berkomitmen untuk memaksimalkan fungsi dan perawatan jaringan irigasi desa guna menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian.

Selain itu, ia merencanakan penyelenggaraan pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin traktor, agar para petani dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam mengolah lahan.

‎Di bidang pengembangan potensi wilayah, Frangky memiliki target strategis untuk menjadikan Desa Kawatak sebagai destinasi wisata religi.

Gagasan ini dilandasi oleh fakta bahwa sekitar 99 persen penduduk desa memeluk agama Katolik, sehingga nilai-nilai keagamaan dan fasilitas ibadah yang ada memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata yang sekaligus memperkuat iman dan persatuan warga.

‎Frangky menyatakan bahwa seluruh rencana tersebut disusun dengan tujuan utama untuk memajukan Desa Kawatak secara menyeluruh, baik dari sisi pelayanan publik, perekonomian warga, maupun pelestarian nilai-nilai budaya dan agama.

“Jika nanti dipercaya memimpin, saya akan bekerja dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan selalu mendahulukan kepentingan bersama. Pengalaman saya di organisasi dan pelatihan yang telah diikuti akan saya serahkan sepenuhnya untuk kemajuan desa tercinta ini,” tegasnya.

Dengan latar belakang yang matang, dukungan masyarakat yang kuat, serta program kerja yang terarah dan relevan dengan kebutuhan warga, Frangky Fransiskus Polandos hadir sebagai salah satu calon yang menawarkan harapan baru bagi masa depan Desa Kawatak.

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *