Program Strategis Nasional di Desa Lanut Tersendat, Warga Pertanyakan Dukungan Pemdes

Pembangunan Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Lanut.(Dok)
Pembangunan Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Lanut.(Dok)
banner 468x60

BOLTIM -Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) adalah program priorotas bapak Presiden RI Prabowo Subianto yanh menjadi energi baru bagi masyarakat hingga ke pelosok daerah.

Program yang digagas pemerintah pusat sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi kerakyatan tersebut membawa harapan besar agar masyarakat desa memiliki akses yang lebih luas terhadap pengembangan usaha, permodalan, hingga peningkatan kesejahteraan.

Example 300x600

Namun di Desa Lanut, Kecamatan Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, pelaksanaan program tersebut dikabarkan menghadapi tantangan di tingkat lokal.

Sejumlah sumber yang mengikuti proses pembentukan KDKMP menyebutkan bahwa dukungan dari sebagian aparatur desa dinilai belum maksimal sehingga memunculkan berbagai pertanyaan dari masyarakat terkait komitmen pemerintah desa dalam menyukseskan program strategis nasional tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa proses awal pembentukan KDKMP telah difasilitasi pemerintah daerah sebelum, selanjutnya diserahkan kepada Pemerintah Desa untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Akan tetapi, dalam perkembangannya, muncul penilaian bahwa respons dari aparatur desa terhadap keberadaan koperasi tersebut belum sepenuhnya menunjukkan antusiasme sebagaimana yang diharapkan.

Padahal, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu program prioritas nasional yang diharapkan mampu menjadi instrumen penguatan ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput. Kehadiran koperasi ini tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan aktivitas ekonomi desa, tetapi juga membuka peluang usaha baru serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.

Beberapa pihak berharap seluruh unsur pemerintah desa dapat memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut. Menurut mereka, keberhasilan program nasional sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Program ini pada dasarnya untuk kepentingan masyarakat desa. Karena itu dibutuhkan dukungan semua pihak agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” ujar salah satu sumber yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Sementara itu, hingga berita ini disusun, pihak Pemerintah Desa Lanut masih perlu diberikan ruang untuk menyampaikan klarifikasi maupun tanggapan terkait berbagai penilaian yang berkembang di tengah masyarakat mengenai pelaksanaan program tersebut.

Masyarakat berharap polemik yang muncul tidak menghambat implementasi Koperasi Merah Putih di Desa Lanut. Sebaliknya, seluruh pihak diharapkan dapat mengedepankan kepentingan masyarakat dan bersama-sama memastikan program strategis nasional tersebut berjalan optimal demi meningkatkan kesejahteraan warga desa.(**)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *