Goni/PewartaSulut.id
Minahasa,
Koyawaas – Djenri Wowor, warga Desa Koyawaas berusia 51 tahun, resmi mendaftar sebagai calon Hukum Tua dengan nomor urut satu.
Pada media, ia mengakuimelangkah maju membawa tekad kuat untuk melanjutkan roda pembangunan dan mempersiapkan desa menghadapi perkembangan wilayah di sekitarnya, Senin, (08/06/2026).
Ditemani oleh istri tercinta, Feybe Manampiring yang berusia 53 tahun dan berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil, serta dua orang anaknya—seorang putra dan seorang putri—ia siap mengabdikan diri bagi kemajuan kampung halaman.
”Motivasi utama yang mendorong saya adalah keinginan untuk melanjutkan dan menyempurnakan berbagai aspek pembangunan yang telah dirintis sebelumnya,” katanya.
Djenri menilai bahwa sarana prasarana menjadi fondasi utama, sehingga ia berkomitmen melanjutkan perbaikan dan pembangunan saluran drainase guna mencegah genangan air, serta memperbaiki dan memperluas akses jalan perkebunan agar memudahkan warga dalam mengangkut hasil pertanian dan meningkatkan nilai ekonomi produk lokal.
Lebih jauh lagi, Djenri memiliki pandangan strategis terkait posisi geografis Desa Koyawaas.
Ia menyadari bahwa wilayah ini akan terkena dampak langsung dari rencana perkembangan Kota Langowan.
“Salah satu fokus utama saya adalah mempersiapkan masyarakat dan infrastruktur desa agar siap beradaptasi dan mengambil manfaat dari perkembangan tersebut,” ujarnya.
Persiapan ini meliputi penataan wilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penyesuaian pelayanan agar Desa Koyawaas dapat tumbuh seiring dengan kemajuan kawasan sekitarnya.
Dalam upaya menciptakan pembangunan yang merata, Djenri juga menaruh perhatian besar terhadap pemberdayaan seluruh lapisan masyarakat.
Ia bertekad mendorong peran aktif perempuan dalam berbagai kegiatan ekonomi dan sosial, serta memberikan ruang seluas-luasnya bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, bakat, dan kreativitasnya demi kemajuan desa.
Selain itu, dua sektor utama yang menjadi prioritasnya adalah kesehatan dan pendidikan.
Ia berkomitmen mendukung fasilitas kesehatan yang lebih baik, meningkatkan kesadaran hidup sehat, serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan akses belajar bagi anak-anak dan seluruh warga.
Sebagai informasi, Desa Koyawaas tercatat memiliki jumlah pemilih sebanyak 351 orang yang akan memberikan hak suaranya dalam pemilihan mendatang.
Djenri Wowor menyatakan bahwa seluruh rencana dan programnya disusun berdasarkan aspirasi warga dan kondisi nyata desa.
“Saya hadir untuk melanjutkan apa yang belum selesai dan mempersiapkan desa kita agar tidak tertinggal. Bersama seluruh elemen masyarakat, kita bangun Koyawaas yang maju, siap bersaing, dan sejahtera,” tegasnya.
Dengan dukungan keluarga dan niat tulus untuk mengabdi, Djenri Wowor melangkah membawa harapan baru bagi masa depan Desa Koyawaas.












