Goni/PewartaSulut.id
Minahasa,
Simbel – Menjelang pelaksanaan pemilihan Hukum Tua Desa Simbel, muncul sosok yang memiliki bekal pengalaman panjang di bidang keuangan dan pemerintahan desa.
Bobbi Tangkulung, berusia 43 tahun, secara resmi terdaftar sebagai calon dengan nomor urut tiga.
Pada media, ia mengungkapkan, istrinya Mariane Lokasi, berusia 44 tahun, dan dikaruniai tiga orang anak, terdiri dari satu laki-laki dan dua perempuan. Selasa, (16/06/2026).
Keinginan kuatnya untuk maju dan memimpin desa bukanlah keputusan sepihak.
Ia mendapatkan dukungan penuh serta dorongan dari keluarga, masyarakat setempat, serta didasari oleh kesadaran pribadi untuk mengabdi dan membangun kampung halaman.
Dengan visi besar “Membangun Desa dari Dusun untuk Indonesia”, Bobbi ingin memastikan setiap titik di wilayah desa mendapatkan perhatian dan pembangunan yang merata.
“Dorongan datang dari banyak pihak—keluarga, warga, dan hati nurani saya sendiri. Saya ingin membuktikan bahwa kemajuan Indonesia dimulai dari desa, bahkan dimulai dari dusun-dusun yang ada. Oleh karena itu, saya hadir membawa semangat kerja nyata demi kemajuan Desa Simbel,” ujar Bobbi Tangkulung.
Bobbi membawa modal pengalaman yang sangat lengkap.
Sebelum terjun sepenuhnya di pemerintahan desa, ia pernah berkarier di dunia perbankan, yakni di BTPN dan Bank Bukopin.
Keahlian ini sangat berguna dalam mengelola keuangan dan perencanaan pembangunan.
Di lingkungan desa, ia menjabat sebagai Sekretaris Desa pada periode 2016–2020, kemudian dipercaya melaksanakan tugas sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Hukum Tua sejak tahun 2020 hingga 2026.
Berdasarkan visi tersebut, Bobbi menyusun empat misi pokok: meningkatkan pelayanan publik yang cepat dan ramah; mengelola anggaran secara transparan dan akuntabel; memperbaiki infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan; dan menciptakan lingkungan desa yang aman dan tertib.
Rincian program kerjanya dibagi ke dalam lima bidang utama:
Bidang Pemerintahan
Mewujudkan pemerintahan yang tanggap dan responsif terhadap kebutuhan warga, serta meningkatkan kemampuan perangkat desa dalam memanfaatkan teknologi informasi agar pelayanan berjalan lebih efektif.
Bidang Pembangunan
Memfokuskan pada perbaikan jalan desa, jalan usaha tani, dan saluran irigasi.
Selain itu, akan dikembangkan jaringan internet gratis serta melanjutkan program-program yang sudah berjalan, antara lain Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pansimas), program WC Sehat, perkumpulan petani pemakai air, serta pembangunan dan pemeliharaan Balai Kemasyarakatan.
Bidang Kemasyarakatan
Membina generasi muda agar lebih kreatif dan berprestasi, memperkuat kegiatan keagamaan, menghidupkan kembali semangat gotong royong, serta melestarikan nilai budaya lokal.
Keamanan dan ketertiban masyarakat juga menjadi prioritas utama.
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Mengadakan pelatihan literasi digital agar warga mampu mengikuti perkembangan zaman.
Internet akan dimanfaatkan untuk pendidikan dan pengembangan usaha.
Lahan kosong milik desa akan dioptimalkan untuk kegiatan produktif, disertai bantuan alat dan bibit pertanian serta peternakan.
Selain itu, akan diperkuat peran BUMDes dan KDMP sebagai penggerak ekonomi warga.
Bidang Penanggulangan Bencana
Membentuk tim siaga bencana desa yang siap bertindak cepat, serta menyediakan skema bantuan bagi warga yang terkena dampak bencana alam atau keadaan darurat lainnya.
Dengan semboyan “Bersama Bobbi, Desa Maju, Masyarakat Sejahtera!”, calon nomor urut tiga ini menegaskan kesiapannya bekerja sama dengan seluruh elemen warga.
“Pengalaman saya baik di dunia perbankan maupun pemerintahan desa akan saya gunakan sebaik mungkin. Saya mengajak seluruh warga untuk bekerja sama, karena keberhasilan membangun desa tidak dapat dicapai sendirian. Mari kita wujudkan Desa Simbel yang maju, tertib, dan membawa kesejahteraan bagi kita semua,” pungkasnya.












