Kolaborasi Komite dan Orang Tua SMA Negeri 2 Kotamobagu, Komit Tambah Prestasi Siswa

banner 468x60

KOTAMOBAGU — Deretan prestasi yang diraih siswa SMA Negeri 2 Kotamobagu sepanjang 2026 menjadi pemantik bagi sekolah, komite dan orang tua untuk memperkuat kolaborasi. Capaian di bidang akademik, olahraga, seni hingga kepemimpinan dinilai perlu dijaga sekaligus ditingkatkan.

Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan SMA Negeri 2 Kotamobagu, Kamis (20/8/2026).

Example 300x600

Ketua Komite SMA Negeri 2 Kotamobagu I Wayan Mudiyasa dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Humas, Alin Tunggali, menaruh perhatian pada pentingnya dukungan bersama dalam pengembangan potensi siswa.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah menjaga tren positif prestasi siswa. Sebelumnya, Kepala SMA Negeri 2 Kotamobagu I Ketut Gunawan Adhywisna mengungkapkan sederet capaian yang diraih siswa sepanjang 2026.

Prestasi itu antara lain sembilan siswa yang menjadi Paskibraka tingkat Kota Kotamobagu dan satu siswa yang mewakili Sulawesi Utara. Di bidang akademik, delapan siswa berhasil menembus OSN tingkat Provinsi Sulawesi Utara pada bidang Astronomi, Biologi, Ekonomi, Geografi, Informatika, Kebumian, Matematika dan Kimia.

Capaian juga datang dari Indonesian Student Leadership Training, seleksi final Elite Pro Academy Garuda Youth FC, karate, sepak bola, pencak silat, FLS3N hingga futsal.

Dua siswa bahkan dipercaya mewakili Sulawesi Utara dalam Turnamen Sepak Bola Nasional Soeratin Cup U-17 2026 di Surabaya, Jawa Timur.

Bagi komite sekolah, berbagai capaian tersebut menjadi alasan untuk tidak berhenti pada prestasi yang sudah diraih. Dukungan terhadap kegiatan siswa perlu diperkuat agar semakin banyak potensi yang dapat berkembang.

I Wayan Mudiyasa mengatakan peran orang tua tidak kalah penting. Sekolah dapat menyediakan ruang pembinaan, tetapi dukungan keluarga menjadi energi bagi siswa untuk menjalani proses latihan dan kompetisi.

Kolaborasi itu juga diperlukan karena SMA Negeri 2 Kotamobagu masih menghadapi keterbatasan tenaga pengajar. Kondisi tersebut sebelumnya disampaikan Kepala Sekolah I Ketut Gunawan.

Di tengah keterbatasan, sekolah tetap berupaya memaksimalkan pelayanan kepada siswa. Guru tidak hanya menjalankan proses pembelajaran di kelas, tetapi juga mendampingi siswa dalam berbagai kegiatan pengembangan bakat.

Alin Tunggali, sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Humas, turut mendorong agar pembinaan siswa dilakukan secara berkelanjutan. Potensi yang sudah terlihat perlu diarahkan sehingga tidak berhenti pada satu kompetisi atau satu prestasi.

Dukungan komite dan orang tua menjadi bagian dari proses tersebut. Sebab, prestasi siswa bukan hanya hasil kerja sekolah, melainkan buah dari ekosistem pendidikan yang melibatkan guru, keluarga dan lingkungan sekitar.

Tingginya minat masyarakat terhadap SMA Negeri 2 Kotamobagu juga menjadi tantangan tersendiri.

Pada penerimaan siswa baru 2026, lebih dari 700 calon siswa mendaftar. Namun, berdasarkan kuota yang tersedia, hanya 396 siswa yang diterima.

Angka tersebut menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat kepada sekolah. Kepercayaan itu sekaligus menjadi tanggung jawab bagi seluruh unsur sekolah untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Karena itu, prestasi yang telah diraih tidak dipandang sebagai garis akhir.

Paskibraka, OSN, O2SN, FLS3N, karate, sepak bola dan berbagai capaian lainnya menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh.

Di balik setiap prestasi ada siswa yang berlatih, guru yang mendampingi dan orang tua yang memberi dukungan.

Kini, komite dan orang tua ingin memastikan dukungan tersebut terus berjalan agar semakin banyak siswa SMA Negeri 2 Kotamobagu yang menemukan panggungnya dan mengukir prestasi baru. (**)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *