‎Bapas Kelas I Manado Perkuat Sinergi Lintas Sektor Bersama Unsur Terkait Bentuk Kelayan Binter ‎ 

banner 468x60

 

 

Example 300x600

 

Goni / PewartaSulut.Id

MANADO,

Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Manado terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan keberhasilan pembinaan klien pemasyarakatan dengan memperkuat kerja sama antarpihak.

Hal ini ditandai dengan pelaksanaan rapat koordinasi dan sosialisasi pembentukan Kelompok Layanan Bimbingan Integrasi (Kelayan Binter) yang melibatkan Koramil Tuminting 1309-01/STB, Polsek Singkil, Kantor Kecamatan Singkil, serta Kantor Kelurahan Wawonasa, pada Rabu, (29/7/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah tindak lanjut resmi atas Surat Direktur Pembimbingan Kemasyarakatan Nomor PAS.5-UM.01.01-500 tanggal 27 Juli 2026 yang mengatur mengenai pembentukan wadah tersebut.

‎Rapat koordinasi berlangsung secara terbuka dan konstruktif, dipimpin langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Manado, Marulye T.S.T. Simbolon.

Beliau didampingi oleh jajaran pejabat struktural di lingkungan kerjanya, yaitu Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Madya Robert Derry, Kepala Seksi Bimbingan Klien Dewasa Fernando Langi, serta Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan James Tololiu.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Bapas memberikan pemaparan mendalam mengenai kedudukan, fungsi, serta ruang lingkup tugas dari Kelayan Binter.

‎Dijelaskan bahwa Kelayan Binter merupakan wadah kolaborasi lintas sektor yang dirancang secara khusus untuk melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan, antara lain pemerintah daerah, TNI, Polri, Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, Kementerian Agama, pelaku dunia usaha, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama.

Seluruh elemen ini akan bersatu padu mendukung pelaksanaan pembimbingan, pengawasan, pemberdayaan, serta keberhasilan proses reintegrasi sosial klien pemasyarakatan ke tengah lingkungan masyarakat.

‎Pertemuan tersebut juga dihadiri langsung oleh Komandan Koramil Tuminting, Lettu Inf. Marpin Matalapu beserta jajarannya, serta perwakilan dari instansi-instansi lain yang telah ditetapkan.

Secara bersama-sama para peserta membahas rincian peran, fungsi, serta tanggung jawab masing-masing instansi dalam mendukung keberhasilan implementasi Kelayan Binter di wilayah kerja tersebut.

Seluruh peserta pertemuan menyambut baik rencana pembentukan wadah ini dan menyatakan komitmen yang kuat untuk senantiasa menjalin koordinasi yang erat, teratur, dan berkelanjutan demi meningkatkan efektivitas pelaksanaan layanan pembimbingan kemasyarakatan.

‎Kepala Bapas Kelas I Manado, Marulye T.S.T. Simbolon, dalam keterangannya menegaskan bahwa keberhasilan proses pemulihan dan pengembalian klien ke dalam masyarakat tidak mungkin dicapai secara sendiri.

“Keberhasilan reintegrasi sosial tidak dapat diwujudkan hanya oleh Bapas, melainkan membutuhkan dukungan dan peran aktif dari seluruh pemangku kepentingan. Kelayan Binter menjadi wadah yang sangat strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor sehingga proses pembimbingan, pengawasan, dan pemberdayaan klien pemasyarakatan dapat berjalan lebih optimal, terarah, dan menyeluruh. Kami berharap sinergi yang terjalin ini mampu menciptakan lingkungan sosial yang kondusif dan mendukung sepenuhnya keberhasilan reintegrasi sosial klien sebagai warga negara yang produktif, berguna, dan senantiasa taat terhadap hukum yang berlaku,” tegas Marulye T.S.T. Simbolon.

‎Pembentukan Kelayan Binter ini merupakan langkah maju dalam sistem pembinaan pemasyarakatan di wilayah Kota Manado.

Dengan melibatkan peran serta seluruh elemen masyarakat dan aparat terkait sejak dini, diharapkan pengawasan dan pembimbingan terhadap klien dapat dilakukan secara lebih efektif, sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi klien untuk mendapatkan dukungan keterampilan, pekerjaan, dan penerimaan sosial yang memadai.

Hal ini pada akhirnya akan berdampak positif bagi terciptanya keamanan, ketertiban, serta kedamaian di lingkungan masyarakat secara luas.

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *