Juandri / Pewartasulut.Id
MINAHASA,
Menjelang Pemilihan Hukum Tua ( Pilhut) Desa Teteli Weru, Sosok Hanny Lukas mulai mencuri perhatian publik .Purnawirawan Perwira Polri berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) ini disebut-sebut siap bertarung membawa pengalaman panjangnya di dunia kepolisian ke panggung kepemimpinan desa.
Lahir di Kabupaten Minahasa pada 26 Juni 1966, Hanny Lukas dikenal sebagai figur disiplin dengan rekam jejak karier yang matang. Ia merupakan purnawirawan Polri yang pernah menduduki sejumlah jabatan mulai dari tingkat Polsek hingga Polda. Dan terakhir menduduki jabatan sebagai Kasubbagrenmin Rorena Polda Sulawesi Utara sejak 12 Juli 2023.
Hanny perna menempati berbagai jabatan, seperti Kapolsek Wenang Polresta Manado, Kabag SDM Polres Kepulauan Sitaro, hingga Kasatresnarkoba dan Kasat Reskrim Polres Bolaang Mongondow. Pengalaman tersebut membentuknyasebagai pemimpin yang memahami manajemen pemerintahan, keamanan, serta pelayanan publik.
Karier kepangkatannya dimulai dari Bintara hingga akhirnya mencapai pangkat Komisaris Polisi pada tahun 2022. Konsistensi dan dedikasinya juga mendapat penghargaan berupa Bintang Bhayangkara Nararya pada tahun 2020
Dari sisi pendidikan, Hanny menempuh pendidikan kepolisian melalui SEBA Milsuk (1986) dan Secapa (2004). Ia juga menyelesaikan pendidikan umum hingga Strata 1 di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pioneer Manado.
Dengan latar belakang tersebut, Hanny Lukas dinilai memiliki bekal kuat untuk memimpin Desa Tateli Weru Kecamatan Mandolang. Pengalamannya di institusi Polri dianggap menjadi modal penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang tertib, aman, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Maju dalam kontestasi Pilhut, Hanny membawa visi membangun desa yang lebih maju, transparan, serta responsif terhadap kebutuhan warga. Kehadirannya di bursa calon Hukum Tua pun diprediksi akan menambah dinamika kompetisi yang semakin menarik. (**)












