KOTAMOBAGU – Laga di Grup C Totabuan Champions League (TCL) 2026 persaingan sangat sengit dan semakin memanas.Dimana Bonawang FC berhasil menahan Persin Sinindian setelah bermain imbang 1-1 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Nunuk Matali, Kotamobagu, Sulawesi Utara, Sabtu 25 Juli 2026.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, kedua tim langsung tampil menyerang. Persin Sinindian sukses mencuri keunggulan lebih dulu melalui gol Viktor Ambo pada awal pertandingan. Memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan, Viktor melepaskan penyelesaian matang yang gagal diantisipasi penjaga gawang Bonawang FC, Rivki Mokodompit.
Tertinggal satu gol membuat Bonawang FC tampil lebih agresif. Jual beli serangan terus terjadi sepanjang babak pertama, namun hingga turun minum skor 1-0 untuk keunggulan Persin Sinindian tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, pasukan asuhan Andi Daun meningkatkan intensitas permainan. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79. Rido Matulu muncul sebagai penyelamat dengan gol penyeimbang yang membangkitkan semangat Bonawang FC. Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Hasil imbang ini membuat persaingan memperebutkan tiket semifinal dari Grup C semakin menegangkan. Belum ada tim yang benar-benar memastikan langkah ke empat besar.
Bagi Bonawang FC, peluang lolos masih terbuka. Namun, mereka harus berharap Burako Alason FC mampu mengalahkan Persin Sinindian pada laga terakhir dengan selisih minimal dua gol agar peluang mereka tetap hidup.
Sementara itu, Persin Sinindian berada di posisi yang lebih menguntungkan. Mereka hanya membutuhkan hasil imbang saat menghadapi Burako Alason FC pada pertandingan penentuan pekan depan untuk memastikan satu tempat di babak semifinal.
Seluruh mata kini tertuju pada laga pamungkas Grup C. Akankah Persin Sinindian mengunci tiket semifinal, atau justru Burako Alason FC mengubah peta persaingan dan membuka jalan bagi Bonawang FC? Jawabannya akan ditentukan pada pertandingan terakhir yang dipastikan berlangsung sengit dan sarat gengsi. (**)












