BOLTIM, – Bahaya gas beracun di lubang tambang rakyat kembali merenggut nyawa. Seorang penambang asal Bulawan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tewas setelah diduga menghirup zat asam di dalam lubang tambang, Minggu (25/10/2026).
Korban berinisial AO (39) saat itu sedang beraktivitas di salah satu lubang tambang rakyat dengan kedalaman beberapa meter. Tanpa disadari, gas berbahaya yang biasa muncul di area pertambangan emas diduga telah memenuhi ruang sempit di dalam lubang.
Rekan-rekan korban yang berada di atas lubang sempat berusaha melakukan pertolongan. Namun korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri. Proses evakuasi dilakukan secara manual dengan peralatan seadanya.
Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong.
Informasi yang dihimpun di lapangan, lubang tambang tempat korban bekerja diduga tidak memiliki sirkulasi udara yang baik dan tidak dilengkapi blower. Kondisi ini membuat gas beracun mudah terperangkap dan sangat berisiko bagi penambang yang berada di dalamnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban dan telah meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian.
Peristiwa ini kembali menjadi alarm keras akan minimnya standar keselamatan kerja di lokasi pertambangan rakyat, yang masih menjadi tumpuan hidup warga meski penuh risiko.(**)












