Goni/PewartaSulut.id
Minahasa,
TUMARATAS – Pemuda Jemaat GMIM Bethesda Tumaratas resmi turut ambil bagian dalam Lomba Tenda Seri A yang digelar dengan tema besar: “Transendensi Kristus, Imanensi Kebudayaan, dan Spiritualitas Pemuda GMIM.” Rabu, (01/07/2026).
Keikutsertaan ini bukan sekadar mengikuti ajang kompetisi, melainkan wujud nyata komitmen para pemuda untuk mengembangkan iman, mempererat tali persaudaraan, serta menghidupi nilai-nilai Kristiani di tengah kehidupan bermasyarakat dan kekayaan budaya setempat.
Melalui tema yang diusung, para pemuda diajak untuk semakin mendalami dua sisi kehadiran Tuhan: Transendensi Kristus yang menegaskan bahwa Ia adalah otoritas tertinggi dan Mahatinggi di atas segalanya; serta Imanensi Kebudayaan yang menyatakan bahwa Allah senantiasa hadir, berjalan, dan berkarya di setiap lembar sejarah serta kehidupan manusia.
Dua konsep ini kemudian menyatu dalam Spiritualitas Pemuda, di mana semangat reformasi sebagai ciri khas GMIM sebagai gereja reformasi, terus mengalir deras dalam nadi generasi muda.
”Kami ingin menunjukkan bahwa iman tidak berarti menjauh dari budaya, melainkan memaknai budaya dengan terang kehadiran Kristus,” ujar Afel
Secara arsitektur, tenda yang disiapkan pun dirancang khusus untuk menyatukan tiga pilar sekaligus: kedalaman teologi, keindahan estetika, serta kearifan budaya lokal, sehingga setiap sudutnya menjadi kesaksian yang nyata.
Bagi para pemuda, ajang ini menjadi ruang luas untuk pembinaan karakter, mempererat persekutuan, melatih pelayanan, serta menyampaikan kesaksian iman.
Diharapkan pengalaman ini mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya teguh beriman dan berintegritas, tetapi juga benar-benar menjadi garam yang memberi rasa dan terang yang menerangi di tengah gereja maupun masyarakat luas.












