William/PewartaSulut.id
TOMOHON — Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban serta mencegah potensi gangguan di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Manado melaksanakan penggeledahan gabungan sekaligus tes urine yang melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH), pada Rabu (16/09/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 18.00 WITA ini berlangsung di wilayah Tomohon dan melibatkan unsur Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Utara, Komando Rayon Militer (Koramil) 1302-06/Tomohon, serta Kepolisian Resor (Polres) Tomohon.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Manado Patta Helena yang diwakili Kepala Satuan Pengamanan Joune Supit memimpin langsung kegiatan menyampaikan langkah ini sebagai bentuk penguatan bersama.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah deteksi dini sekaligus penguatan sinergi lintas instansi dalam menciptakan kondisi Lapas yang aman, tertib, dan kondusif,” ujar Supit.
Ia menjelaskan rangkaian tindakan diawali pemeriksaan menyeluruh terhadap badan dan kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang dilakukan secara serentak oleh seluruh tim gabungan.
Penggeledahan dijalankan sebagai langkah pencegahan guna memastikan tidak ada barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan di lingkungan pemasyarakatan.
Selanjutnya, tim dari BNN Provinsi Sulawesi Utara melakukan tes urine terhadap lima orang WBP yang dipilih secara acak.
“Pemeriksaan ini bertujuan mendeteksi dini penyalahgunaan narkotika di dalam lingkungan Lapas, Katanya.
Hasil yang diperoleh menunjukkan kelima WBP tersebut dinyatakan negatif menggunakan narkoba.
Pelaksanaan kegiatan ini menegaskan komitmen berkelanjutan Lapas Perempuan Kelas IIB Manado bersama seluruh mitra penegak hukum untuk senantiasa memperketat pengawasan serta menjaga lingkungan pembinaan tetap aman, tertib, dan bebas dari pengaruh narkotika.












