Cegah Antrean Panjang dan Penimbunan BBM, Tim URC Polres Kotamobagu Patroli Mobile di 5 SPBU

banner 468x60

KOTAMOBAGU – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Kotamobagu terus melakukan patroli mobile di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kota Kotamobagu untuk mengantisipasi adanya antrean panjang serta praktik penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Menindaklanjuti perintah Kapolres, Tim URC menggelar patroli mobile di lima SPBU pada Sabtu (19/9/2026). Lima lokasi yang menjadi sasaran yakni SPBU Mongkonai, SPBU Kotobangon, SPBU Moyag, SPBU Matali dan SPBU Pontodon.

Example 300x600

Patroli dilakukan untuk memastikan aktivitas pengisian BBM berlangsung aman, tertib dan tepat sasaran. Personel URC memantau langsung situasi di area SPBU, termasuk antrean kendaraan, aktivitas masyarakat serta kondisi stok BBM.

Dari hasil pemantauan, situasi di lima SPBU tersebut terpantau ramai lancar dengan antrean dalam kondisi normal. Tidak ditemukan penumpukan kendaraan yang signifikan dan situasi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara umum aman dan kondusif.

Selain melakukan pemantauan, personel URC juga memberikan imbauan secara humanis kepada para pengendara agar tertib saat mengantre dan tidak melakukan pengisian BBM secara berulang. Petugas juga mengingatkan agar tidak melakukan praktik penimbunan BBM maupun menggunakan tangki modifikasi atau rakitan yang berpotensi mengganggu distribusi BBM kepada masyarakat.

“Saya telah memerintahkan Tim URC dan Tim Pantera untuk meningkatkan patroli mobile dan pemantauan di seluruh SPBU yang ada di wilayah hukum Polres Kotamobagu. Ini adalah langkah preventif kita untuk mengantisipasi antrian panjang dan mencegah adanya oknum yang melakukan penimbunan maupun penyalahgunaan BBM.” Ucap Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik, S.H, S.I.K, M.A.P,

“Saya tegaskan kepada seluruh personel, pantau SPBU secara berkala, cek stok, cek aktivitas pengisian, dan pastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan aman, adil, tertib dan tepat sasaran. Jangan beri ruang bagi praktik-praktik yang merugikan masyarakat dan Pantau SPBU, cegah penimbunan, pastikan BBM tepat sasaran dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan aman serta tertib.”Tambah Akbp Abdul Kholik.

Kapolres menegaskan peningkatan patroli merupakan langkah preventif untuk menjaga distribusi BBM sekaligus mencegah terjadinya penyalahgunaan di lapangan. Pihaknya juga mengimbau pengelola SPBU untuk transparan dan masyarakat untuk melapor jika menemukan indikasi penyimpangan melalui Call Center 110.(**)

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *