FAO Soroti Pasar Esa Waya Kawangkoan, Dorong Pasar Sehat Berbasis Konsep One Health

banner 468x60

‎

William/Pewartasulut.id

Example 300x600

‎KAWANGKOAN — Pasar Esa Waya Kawangkoan menjadi pusat perhatian Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) bersama Kementerian Kehutanan serta pemerintah daerah Sulawesi Utara dalam upaya mewujudkan pengelolaan pasar sehat berbasis konsep One Health.

Kegiatan peninjauan dan pembinaan ini dilaksanakan pada Kamis (08/10/2026).

‎ Konsep One Health yang diusung menekankan keterkaitan yang erat antara kesehatan manusia, keamanan produk pangan, dan kesehatan lingkungan.

‎Dr. Hewan Gunawan Budi Utomo dari FAO menjelaskan, kegiatan ini bertujuan menyusun pedoman teknis yang nantinya dapat diterapkan secara luas dalam pengelolaan pasar.

‎“Ini salah satu bentuk implementasi One Health — ada kesehatan manusianya, kesehatan produk pangan, dan kesehatan lingkungannya,” ujar Gunawan.

 

‎Pembinaan ini melibatkan kerja sama lintas sektor, antara lain Dinas Perdagangan, Dinas Pasar, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pertanian.

Fokus utama pembenahan meliputi penataan zonasi pasar — pemisahan antara produk kering dan produk basah — serta ketersediaan air bersih, pengelolaan sampah, dan pengolahan air limbah melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

‎Penanganan khusus juga diarahkan pada komoditas berisiko tinggi seperti ikan, daging, ayam, dan satwa liar yang memerlukan pengelolaan ketat guna mencegah potensi risiko kesehatan.

‎‎“Bagaimana menata pasar dengan lebih sehat, bagaimana zonasinya, penanganan sampah, ketersediaan air bersih, serta budaya kebersihan oleh para pedagang,” tegas Gunawan.

‎‎Pasar Esa Waya menjadi salah satu lokasi percontohan dari lima kabupaten/kota yang terlibat dalam program ini, yaitu Tomohon, Minahasa, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow, dan Minahasa Tenggara.

Pembinaan akan menyasar pedagang, pengelola pasar, hingga pemasok guna menjamin keamanan produk dari hulu ke hilir.

‎‎Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Minahasa, Lona Watie, STTP, MAP, melalui Kepala Pasar Esa Waya Kawangkoan, Meiske P. Walangitan, menyatakan pihaknya siap mendukung sepenuhnya program ini.

Para pedagang akan terus diarahkan untuk menjaga kebersihan tempat berjualan, terutama bagi yang menjual daging dan komoditas basah.

‎‎“Para pedagang tetap kami arahkan untuk mengikuti aturan yang ada, seperti menjaga kesehatan dan menjaga kebersihan,” ujar Meiske.

‎Dengan adanya sinergi lintas instansi ini, Pasar Esa Waya Kawangkoan diharapkan dapat bertransformasi menjadi pasar yang lebih sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *