William/Pewartasulut.id
Langowan – Kelangkaan Pertalite terjadi di sejumlah SPBU pada berbagai daerah di Sulawesi Utara.
Kelangkaan pun terjadi di SPBU Langowan, Kecamatan Langowan Utara pada Kamis, (15/10/2026).
Berdasarkan pantauan media, di tingkat eceran, harga BBM jenis Pertalite melonjak tajam.
Untuk ukuran satu liter, harga Pertalite dijual Rp. 17.000 dari sebelumnya Rp. 12.0000, pertalite di ukuran 1,5 liter di jual Rp. 25.000 dari sebelumnya Rp. 18.000, sedangkan penjualan jerigen 5 liter dijual Rp. 80.000 dari sebelumnya Rp. 60.000.
Kenaikan ini harga pertalite di keluhkan masyarakat Langowan.
Tokoh masyarakat, Michael Pande-irooth turut berkomentar tentang kenaikan harga Pertalite di pedagang eceran.
”Seharusnya tidak perlu dinaikan, karena stok itu sebenarnya masih stabil dan tidak langka,” katanya.
Pertalite yang seharusnya untuk masyarakat di borong oleh para pedagang dan di jual kembali dengan harga yang lebih tinggi.
“Pemerintah harus turun langsung, sehingga kelangkaan Pertalite tidak di manfaatkan para pedagang, dan antrian di SPBU tidak panjang,” ujarnya.
Ia berharap harga BBM bisa normal, dan kelangkaan Pertalite bisa dikendalikan oleh pemerintah secepatnya.












